Kamis, 22 Oktober 2020
pertemuan 2 after mid klasifikasi produk 2
barang industri
KLASIFIKASI BARANG INDUSTRI
Barang industri adalah barang-barang yang dikonsumsi oleh industriawan (konsumen antara atau konsumen bisnis) untuk keperluan selain dikonsumsi langsung, yaitu:
a. Untuk diubah, diproduksi menjadi barang lain kemudian dijual kembali (oleh produsen).
b. Untuk dijual kembali (oleh pedagang) tanpa dilakukan transformasi fisik (proses produksi).
Barang industri dapat diklasifikasikan berdasarkan peranannya dalam proses produksi dan biaya relatifnya. Ada tiga kelompok barang industri yang dapat dibedakan, yaitu materials and parts, capital items, dan supplies and services.
1. Materials and Parts
Yang tergolong dalam kelompok ini adalah barang-barang yang seluruhnya atau sepenuhnya masuk ke dalam produk jadi. Kelompok ini masih dapat diperinci menjadi dua kelas, yaitu bahan baku serta bahan jadi dan suku cadang.
a. Bahan baku dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu produk pertanian (misalnya beras, buah-buahan, sayur-sayuran, kapas, termasuk pula produk hewani seperti susu murni dan telur) dan produk -produk kekayaan alam (seperti minyak bumi, biji besi, ikan, kayu, rotan, dan lain-lain).
b. Bahan jadi dan suku cadang terbagi atas component materials (misalnya benang, semen, kawat) dan component parts (seperti motor kecil, ban). Biasanya component materials masih perlu diolah lagi, misalnya benang ditenun menjadi kain. Sifat component materials yang terstandarisasi mengakibatkan harga dan keandalan pemasok menjadi faktor pembelian yang paling penting. Sementara itu component parts seluruhnya masuk ke dalam produk jadi tanpa mengalami perubahan bentuk dan sifat, misalnya ban dipasang sepenuhnya pada mobil atau sepeda motor, dan chip semikonduktor dipasang di komputer-komputer.
2. Capital Items
Capital items adalah barang-barang tahan lama (long-lasting) yang memberi kemudahan dalam mengembangkan dan/atau mengelola produk jadi. Capital items dibagi menjadi dua kelompok, yaitu instalasi dan peralatan tambahan (accessory equipment).
a. Instalasi meliputi bangunan (seperti pabrik dan kantor) dan peralatan (seperti generator, komputer, tangga berjalan, mesin bor, mesin diesel, tungku pembakaran, dan lain-lain).
b. Peralatan tambahan terdiri dari peralatan dan perkakas pabrik yang ber sifat portable (seperti perkakas tangan, alat pengangkut) dan peralatan kantor (misalnya mesin ketik, meja kantor). Kedua jenis barang ini tidak menjadi bagian dari produk jadi, tetapi membantu proses produksi.
3. Supplies and Services
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah barang-barang tidak tahan lama (short-lasting) dan jasa yang memberi kemudahan dalam mengembangkan dan/atau mengelola keseluruhan produk jadi.
a. Supplies terdiri atas perlengkapan operasi (seperti minyak pelumas, batu bara, pita mesin ketik, pensil) dan bahan pemeliharaan dan reparasi (seperti cat, batu, sapu, sikat).
b. Business service terdiri atas jasa pemeliharaan dan reparasi (seperti reparasi mesin ketik, pembersih kaca/ruangan) dan jasa konsultansi bisnis (seperti konsultansi manajemen, hukum, perpajakan, periklanan).
ciri ciri produk indstri
1. Pasarannya sempit sehingga pembeli tidak sebanyak consumer goods
2. Dibeli atas dasar quality dan spesifikasi teknik yang menarik bukan atas dasar merk atau prestise pembeli biasanya mempunyai integritas yang tinggi.
3. Produsen lebih condong untuk membeli langsung dari penjualatau producer lainnya
Kontak langsung antara pembeli dan penjual perlu sekali karena hal ini memungkinkan untuk penjual membantu pembeli untuk membentuk, mengetahui spesifikasi dan modifikasi yang langsung dibutuhkan.
4. Keputusan untuk membeli tidak dapat langsung diambil karena setiap keputusan harus diambil dari suatu rapat direksi
5. Harganya relatif tinggi
6. Harus ada after sales service.
Biasanya pengelompokkan atau pengklasifikasian produk atau barang sebuah toko disebut juga “Merchant” atau Point of Sale (POS) yang disusun sebagai berikut:
Merk produk atau pabrik.
Jenis produk.
Spesifikasi teknik produk.
Kualitas produk.
Warna produk.
.Barang-barang di supermarket
Dikelompokkan menjadi tiga macam yaitu barang supermarket, barang fresh, dan barang fashion.
a. Departemen food
• Milk and milk product (susu untuk bayi sampai dewasa)
• Biscuit (Sejenis wafer dan craker)
• Drinks (jenis minuman berenergi, obat, soda, jus)
• Canned food (makanan yang diawetkan dalam kaleng)
• Snack (makanan ringan)
• Seasoning (bumbu-bumbu)
• Local basic (Sembilan bahan pokok)
• Bakery (roti tawar, roti manis, dsb)
• Baking needs (jenis bahan untuk pembuat kue
• Candies dan chocolate (permen dan coklat)
• Noodles (mie dan jenisnya)
• Breakfast (untuk sarapan minum)
• Cooking oil (minyak goreng)
• Syrup (minuman sari buah)
• Dry good (makanan yang diawetkan dengan cara dikeringkan)
• Rokok
b. Departemen nonfood
• Hair care (aneka bahan untuk perawatan rambut)
• Body care (aneka bahan untuk perawatan tubuh)
• Skin care (aneka bahan untuk perawatan kulit)
• Mouth care (aneka bahan perawatan gigi)
• Cleaning aid (aneka bahan untuk pembersih dan pengharum lantai)
• Insect killer ( pembunuh serangga)
• Air freshness (aneka pengharum ruangan)
• Tissue and piper produk (aneka tissue dan kelengkapan wanita)
• Kosmetik tradisional
• Obat-obatan (yang tidak dimakan)
c. Depatemen house hold
• Electrical (perlengkapan listrik)
• Party wear (perlengkapan pesta)
• Seasonal goods (barang musiman)
• Luggage (tas dan koper)
• Hard ware (perlengkapan untuk bengkel)
• Souvenir (barang pajangan)
• Plastic ware (perlengkapan rumah tangga dan bahan plastic)
• Kichen ware (perlengkapan dapur)
• Melamine ware (peralatan yang terbuat dari melamin)
• Cleaning equipment (perlengkapan kebersihan)
• Glass ware (perlengkapan dari kaca atau beling)
• Catton goods (kain kartun)
d. Department toys
• Soft toys (mainan yang lembut untuk perempuan)
• Battered operated toys for boys (anrka permainan anak laki-laki)
• Games (permanan tradisional dan international)
• Education toys the other (mainan utuk penddikan)
e. Departemen stationary
Semua perlengkapan kantor
Semua peralatan tulis dan kantor)
Tugas hari ini
tuliskan 3 contoh masing masing merk/macam produk supermarket
Senin, 19 Oktober 2020
Merchandiser dan Klasifikasi Prodk
Apakah kamu pernah berpikir ketika belanja di mall, mengapa setiap barang yang kamu lihat ditata sesuai dengan kelompok jenis barang yang berkaitan? Seolah-olah penataannya seperti satu kesatuan yang tak terpisahkan satu sama lain. Sehingga kamu pun terpengaruh untuk membeli barang lainnya yang sebenarnya tidak begitu kamu butuhkan. Barang-barang yang ditata dengan apik tersebut merupakan salah satu strategi yang dibuat oleh seorang merchandiser untuk meningkatkan penjualan barang. Wah, menarik juga ya? Yuk kita pelajari lebih jauh tentang pekerjaan seorang merchandiser di bawah ini!
Pengertian Merchandiser
Sebelum kamu mempelajari lebih lanjut tentang tugas-tugas apa saja yang harus dilakukan oleh seorang merchandiser pada industri retail, kamu terlebih dahulu harus mengerti tentang definisi merchandiser. Secara garis besar merchandiser adalah orang yang bertugas untuk mengatur tata letak suatu barang dan membuat strategi untuk meningkatkan penjualan barang. Seorang merchandiser harus memiliki jiwa kreatif yang tinggi untuk membuat display toko semenarik mungkin agar konsumen tertarik untuk membeli barang tersebut.
Deskripsi Pekerjaan Seorang Merchandiser
Mau tahu lebih banyak tentang apa saja pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh seorang merchandiser toko? Berikut ini beberapa deskripsi pekerjaan seorang merchandiser yang perlu kamu ketahui jika ingin melamar pekerjaan ini:
Menata Produk dengan Baik
Kamu harus mengetahui letak setiap rak-rak yang ada di toko tempat kamu bekerja untuk mengatur strategi yang ciamik dalam meletakan produk yang ingin kamu jual. Kamu harus memperhatikan peletakan barang yang kamu pajang baik secara vertikal atau horizontal. Kemudian kamu bisa melakukan observasi peletakan mana yang paling efektif dan efisien dalam meningkatkan penjualan produk toko-mu
Mendisplay Produk dengan Menarik
Kreativitas yang tinggi dalam mendisplay produk dapat membantumu membuat konsep yang menarik agar barang atau produk yang kamu pajang dapat menarik setiap mata konsumen ketika melihatnya. Setelah kamu berhasil menarik perhatian konsumenmu karena produk yang kamu pajang, kemungkinan besar mereka akan membeli produk tersebut
Menjaga Kebersihan Produk yang Dipajang
Kebersihan merupakan faktor yang sangat penting untuk diperhatikan. Coba saja kamu bayangkan jika produk yang kamu tata dan display itu kotor, apakah kamu masih tertarik untuk membeli barang tersebut? selain membuat konsumen tidak jadi membeli, tokomu bisa dianggap jorok oleh konsumen sehingga konsumen tidak mau lagi datang untuk belanja di tokomu.
Membuat Strategi Promosi Produk
Diskon pada beberapa produk biasanya sangat menarik perhatian. Terutama bagi ibu-ibu yang sering mencari diskon ketika belanja. Tentu saja kamu tidak bisa sembarangan menentukan barang apa saja yang diskon dan jangan sampai harga diskon tersebut di bawah harga pokok penjualan. Bukannya untung, kamu malah bisa merugi. Jadi, pikirkanlah dengan baik sebelum menentukan barang apa saja yang kamu diskon.
Memeriksa Setiap Produk yang Dipajang
Setelah melakukan peletakan dan mendisplay produk di tokomu. Kamu perlu berkeliling untuk memeriksa satu demi satu produk tersebut. kamu harus memperhatikan jumlah produk, kebersihan, dan informasi tentang harga barang sudah sesuai dengan ketentuan toko tempat kamu bekerja. Contohnya seperti kamu menjual teko tetapi informasi harganya kompor karena hal tersebut dapat membuat bingung konsumenmu. Bahkan konsumenmu bisa saja batal membeli produk tersebut.
Memberikan Informasi yang Tepat Mengenai Produk
Informasi mengenai barang dan pricetag sangat penting sekali kamu perhatikan. Jika kamu memberikan informasi yang benar tentang deskripsi produk yang dipajang, maka konsumen akan mudah memahami tentang produk yang ingin ia beli apakah sesuai dengan kebutuhannya atau tidak. Misalnya konsumenmu berniat membeli detergen dengan berat 900 gram, nah konsumenmu akan memperhatikan informasi barang yang menunjukkan berapa berat detergen tersebut.
Membuat Laporan Keuangan
Dalam membuat laporan keuangan kamu harus memiliki ketelitian dan tingkat keakuratan yang tinggi. Mengapa demikian? Karena jika kamu tidak teliti kamu bisa merugikan toko di mana kamu bekerja. Jadi, kamu harus mempelajari tentang pencatatan keuangan dengan baik ya!
Setelah mengetahui tentang merchandiser kita akan membahan mengenai
Klasifikasi Produk
Banyak klasifikasi suatu produk yang dikemukakan ahli pemasaran, diantaranya pendapat yang dikemukakan oleh Kotler. Menurut Kotler (2002,p.451), produk dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok, yaitu:
1. Berdasarkan wujudnya, produk dapat diklasifikasikan ke dalam dua kelompok utama, yaitu :
a) Barang
Barang merupakan produk yang berwujud fisik, sehingga bisa dilihat, diraba atau disentuh, dirasa, dipegang, disimpan, dipindahkan, dan perlakuan fisik lainnya.
b) Jasa
Jasa merupakan aktivitas, manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual (dikonsumsi pihak lain). Seperti halnya bengkel reparasi, salon kecantikan, hotel dan sebagainya. Kotler (2002, p.486) juga mendefinisikan jasa sebagai berikut : “ Jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Produknya dapat dikaitkan atau tidak dikaitkan dengan suatu produk fisik.
2. Berdasarkan aspek daya tahannya produk dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu :
a. Barang tidak tahan lama (nondurable goods)
Barang tidak tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaian. Dengan kata lain, umur ekonomisnya dalam kondisi pemakaian normal kurang dari satu tahun. Contohnya: sabun, pasta gigi, minuman kaleng dan sebagainya.
b. Barang tahan lama (durable goods)
Barang tahan lama merupakan barang berwujud yang biasanya bisa bertahan lama dengan banyak pemakaian (umur ekonomisnya untuk pemakaian normal adalah satu tahun lebih). Contohnya lemari es, mesin cuci, pakaian dan lain-lain.
3. Berdasarkan tujuan konsumsi yaitu
didasarkan pada siapa konsumennya dan untuk apa produk itu dikonsumsi, maka produk diklasifikasikan menjadi dua, yaitu:
a) Barang konsumsi (consumer’s goods)
Barang konsumsi merupakan suatu produk yang langsung dapat dikonsumsi tanpa melalui pemrosesan lebih lanjut untuk memperoleh manfaat dari produk tersebut.
b) Barang industri (industrial’s goods)
Barang industri merupakan suatu jenis produk yang masih memerlukan pemrosesan lebih lanjut untuk mendapatkan suatu manfaat tertentu. Biasanya hasil pemrosesan dari barang industri diperjual belikan kembali.
Menurut Kotler (2002, p.451), ”barang konsumen adalah barang yang dikonsumsi untuk kepentingan konsumen akhir sendiri (individu dan rumah tangga), bukan untuk tujuan bisnis”. Pada umumnya barang konsumen dibedakan menjadi empat jenis :
a) Convenience goods
Merupakan barang yang pada umumnya memiliki frekuensi pembelian tinggi (sering dibeli), dibutuhkan dalam waktu segera, dan hanya memerlukan usaha yang minimum (sangat kecil) dalam pembandingan dan pembeliannya. Contohnya antara lain produk tembakau, sabun, surat kabar, dan sebagainya.
b) Shopping goods
Barang-barang yang dalam proses pemilihan dan pembeliannya dibandingkan oleh konsumen diantara berbagai alternatif yang tersedia. Contohnya alat-alat rumah tangga, pakaian, furniture, mobil bekas dan lainnya.
c) Specialty goods
Barang-barang yang memiliki karakteristik dan/atau identifikasi merek yang unik dimana sekelompok konsumen bersedia melakukan usaha khusus untuk membelinya. Misalnya mobil Lamborghini, pakaian rancangan orang terkenal, kamera Nikon dan sebagainya.
d) Unsought goods
Merupakan barang-barang yang tidak diketahui konsumen atau kalaupun sudah diketahui, tetapi pada umumnya belum terpikirkan untuk membelinya. Contohnya asuransi jiwa, ensiklopedia, tanah kuburan dan sebagainya.
pelajari materi di LKs hal 39-45
Tugas hari ini adalah mengerjakan di kolom komen pertanyaan berikut
1.apa yang disebut dengan desirable produk
2.apa yang dimaksud dengan barang tahan lama
3.apa yang dimaksud selling order
4.jelaskan 3 kelompok barang kebutuhan sehari hari
5.apakah yang dimaksud dg barang belanjaan heterogen
semoga Allah mudahkan aamiin
Langganan:
Komentar (Atom)
persiapan UTS genap
siswa siswa silahkan meringkas materi ibu dari awal semester genap ya bolahe dari lks bolaeh dari gooegleclassroom di buku tulis dan kirim ...
-
Siklus 3.3 kelas xi Fixture yang digunakan pada penataan produk: · Pengertian fixture · Perancangan fixture · Jenis...
-
Bissmillahirohmanirrohim assalamualaikum wr wb semangat pagi.... Selamat belajar bersama ibu lagi ya...untuk pertemuan pertama ibu akan...
-
siswa siswa silahkan meringkas materi ibu dari awal semester genap ya bolahe dari lks bolaeh dari gooegleclassroom di buku tulis dan kirim ...